Saturday, February 20, 2010

Siapa ini: Empat

Terima Kasihku Untukmu
Oleh : Dede Farhan Aulawi

Sahabat...
Dalam sisa helaan nafas yang masih kumiliki
Izinkan ku bermunjata pada Dia Yang Serba Maha :
"Semoga Allah SWT memberi kekuatan dan kesehatan buat kita dalam
menunaikan amanah kehidupan dengan baik". Aamiin

Sahabat...
Sesungguhnya sisa nafas yang masih kita miliki adalah kesempatan untuk
berbuat amal kebajikan.
Kesempatan itu tetap berjalan...,
...dan takkan pernah kembali lagi.
Tergantung kita bisa atau tidak bisa memanfaatkan tiap kesempatan itu
Mau atau tidak mau...
Semua kembali kepada kita...
Jangan sampai kesibukan yang selama ini kita jalani
...menjadi jebakan dan penjara yang mengekang dari manfaat kesempatan
Sampai suatu saat kita akan menyesal...
...karena tidak memanfaatkan kesempatan amal yang ada

Haruskah kita menjadi bagian manusia yang akan menyesal nanti ?
...yang larut dalam arus zaman yang tak kenal kompromi
...yang terbuai oleh nina bobo berbagai materi
...yang akhirnya kita baru menyadari saat kekayaan yang masih kita miliki...
...adalah air mata penyesalan yang mendalam...
Ketahuilah bahwa isak tangis saat itu sudah tidak berarti lagi
Apalagi ketika kita menyadari...
...bahwa sesungguhnya pernah ada tulisan dan lisan yang mengingatkan
...sebuah izin Allah melalui jemari dan bibir siapapun
...tapi hati kita tetap keras
...mungkinkah hati kita terlalu kelam terbungkus awan hitam
...sehingga sulit sekali meneteskan air mata
...saat kebenaran datang menghampiri....?
Dan marilah kita bertanya pada diri sendiri...

Sahabat...
Dalam setiap nafas do'a ku...
Aku masih bisa melihat sinar keyakinan yang membanggakan
Bahwa nun jauh dari lubuk hati terdalam...
...terpancar cahaya mutiara kasih yang begitu damai...
Untuk memberi penerangan di setiap gelapnya lorong kehidupan
Itulah lentera hati yang kau miliki...
...yang bisa menjadi jalan penerangan bagi siapapun yang memiliki hati
...engkau begitu dewasa, bijaksana, dan baik hati
...meskipun usia lahirmu masih berkembang
...namun ku melihat bahwa usia bathinmu sudah begitu matang

Terima Kasihku Untukmu...
Salam hormat dan baktiku di setiap hela kesempatan
Jarak bukanlah suatu halangan...
Karena nafas do'a bisa lintas waktu dan ruang

No comments: